Kematian itu pasti terjadi dan adalah bagian dari proses kehidupan. And no matter how we look at it, its one event that nobody ever looks forward to. Dan tidak peduli bagaimana kita melihat itu, dengan satu aktivitas yang tak pernah melihat ke depan. It is just too painful, too permanent, too traumatic. It is just too painful, terlalu permanen, terlalu melukai. But then, when death strikes in a family, the loved ones have no choice but to deal with it. Tetapi kemudian, ketika pemogokan kematian dalam keluarga, orang-orang terkasih yang tidak memiliki pilihan tetapi untuk menangani itu. No matter how painful, the step-by-step process of healing is gone through, and we learn to live our normal lives again, like it or not. Tidak peduli seberapa sakit, langkah demi langkah proses penyembuhan melalui hilang, dan kita belajar untuk hidup kita hidup normal lagi, suka atau tidak.
As we said, grieving is a process. Seperti yang kita berkata, adalah sebuah proses kecil hati. It is a normal and natural reaction to a loss or death of a loved one. Ini adalah normal dan alami reaksi terhadap kehilangan atau kematian yang dicintai satu. Grief is an adaptive mechanism that is essential even in the loss of something (an idea or a dream) besides the life of a loved one. Kesedihan adaptif merupakan mekanisme yang sangat penting bahkan dalam kehilangan sesuatu (ide atau mimpi) selain kehidupan yang kekasih. Grief is necessarily a part of adjusting to a new situation and has several components. Kesedihan adalah bagian dari yang harus disesuaikan dengan situasi baru dan memiliki beberapa komponen.
The grieving process is a succession or series of reactions that overlap and replace one another. Kecil hati yang merupakan proses suksesi atau serangkaian reaksi yang tumpang tindih dan menggantikan satu sama lain. It is possible that a person may feel the manifestations of different stages at one time. Ada kemungkinan bahwa orang Mei merasakan manifestasi dari berbagai tahapan pada satu waktu.
The first stage is shock and numbness. Tahap pertama adalah shock dan rasa. The very first reaction is that of disbelief. Yang pertama adalah reaksi dari kekafiran. One simply cannot accept that the unfortunate event has happened to him. Hanya satu yang tidak dapat menerima event yang mengalami musibah yang telah terjadi kepadanya. This stunned phase occurs temporarily but for an undetermined period of time. Bengal tahap ini terjadi sementara tetapi untuk jangka waktu yg tak dpt ditentukan. This phase is a protective mechanism that helps a person cope and accept the situation at his own phase. Tahap ini adalah sebuah mekanisme perlindungan yang membantu orang menanggulangi dan menerima situasi di fase sendiri.
At the shock stage, the person may continue functioning but has the inability to hear nor feel any emotions. Kejutan di panggung, orang dapat terus berfungsi tetapi memiliki ketidakmampuan untuk mendengar maupun merasa emosi. It is as if the person is at a daze, merely moving from hour to hour, from day to day. Ianya seolah-olah orang itu di melinglungkan, hanya bergerak dari hari ke hari, dari hari ke hari.
Sometimes, the first stage is a phase of denial where the person refuses to believe the news. Terkadang, tahap pertama adalah tahap penolakan di mana orang menolak untuk percaya berita. He cannot believe it and he does not want to believe it. Dia tidak percaya dan ia tidak mau percaya.
The next stage is yearning and searching. Tahap berikutnya adalah kerinduan dan pencarian. This is when the person longs for the loved one, desperately wanting to bring back what used to be. Ini adalah ketika orang longs untuk kekasih, yang mati-matian untuk membawa kembali apa yang akan digunakan. There is anger, guilt and restlessness at this stage. Ada kemarahan, dan keresahan kesalahan pada tahap ini. The tears now come as one tries to handle the situation, always wanting to be alone. Sekarang air mata yang datang sebagai satu mencoba untuk menangani situasi, selalu ingin sendirian.
Disorientation and even disorganization will be part of the next stage where the feeling of guilt is still there together with depression and unfamiliarity. Disorganisasi disorientasi dan bahkan akan menjadi bagian dari tahap berikutnya di mana rasa bersalah masih ada bersama-sama dengan depresi dan unfamiliarity. At this phase, some resort to taking sedatives but may not actually be helpful because it delays the emotional healing even further. Pada tahap ini, beberapa resor untuk mengambil sedatives tapi mungkin tidak benar-benar bermanfaat karena keterlambatan penyembuhan emosional yang lebih jauh.
Finally, when acceptance has finally set in, the process of resolution is reached. Akhirnya, bila telah menerima akhirnya menetapkan dalam, proses resolusi tercapai. The person now seems to be ready for decision-making, more responsibilities and the need to move on. Orang sekarang nampaknya siap untuk pengambilan keputusan, tanggung jawab lebih dan kebutuhan untuk melanjutkan. Self-confidence seems to be boosted at this point. Diri sendiri nampaknya pada saat ini di dukung. The realization of the loss has finally been accepted and acknowledged. Realisasi hilangnya akhirnya telah diterima dan diakui.
Although almost everyone who goes through the grieving process experiences the different stages at one point or another. Meskipun hampir semua orang yang masuk melalui proses pengalaman kecil hati tahapan yang berbeda pada satu titik atau lainnya. Even after the last stage, it is possible that one reverts to the 2nd or 3rd stage anytime especially during special occasions like Christmas, birthdays and other family gatherings. Bahkan setelah tahap terakhir, kemungkinan satu reverts ke tahap 2. Atau kapan saja 3. Terutama pada saat acara-acara khusus seperti natal, ulang tahun dan keluarga lainnya gatherings.
The grieving process is a long journey to healing broken hearts but is necessary to go on living a normal life. Kecil hati yang merupakan proses perjalanan panjang untuk menyembuhkan patah hati, namun perlu untuk terus hidup normal kehidupan. In due time, the wounds will heal, the pain remains but is dulled by time. Karena dalam waktu, yang akan menyembuhkan luka, yang sakit tetap tetapi dulled oleh waktu. Therefore, it is just a matter of time and acceptance of the new situation can now take place. Karena itu, hanya soal waktu dan menerima situasi yang baru sekarang dapat dilakukan. Letting go may be the hardest thing to do but it can happen. Memberitahu lanjut mungkin yang paling sulit untuk dilakukan, tetapi bisa terjadi.
Sumber: http://www.ArticleStreet.com/
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment